Sejarah Prodi
Program Studi Magister Konservasi Laut didirikan sebagai respons terhadap tantangan besar yang dihadapi dalam pengelolaan kawasan laut, khususnya isu perubahan iklim, pencemaran laut, dan pemanfaatan sumber daya secara berlebihan. Kebutuhan akan strategi khusus dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang konservasi laut menjadi pemicu utama dibentuknya program ini. Program Studi Magister Konservasi Laut Universitas Padjadjaran secara resmi didirikan pada tahun 2019 sesuai dengan Surat Keputusan nomor 358/UN6/Kep/HK/2019. Pendirian ini bersamaan dengan terbentuknya komitmen kerjasama strategis antara:
- Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat
- Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
Pendirian program ini sejalan dengan beberapa kebijakan dan rencana strategis nasional:
- Rencana Strategis KKJI 2015-2019 yang menargetkan pencapaian seluas 20 juta hektar kawasan konservasi dan pengelolaan efektif 35 kawasan konservasi perairan, pesisir, dan pulau-pulau kecil.
- Pembentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan berdasarkan Peraturan Presiden No. 47 tahun 2009, yang memperkuat sektor perikanan dan kelautan.
- Visi Universitas Padjadjaran 2024 untuk menjadi universitas riset dan berdaya saing internasional, yang selaras dengan tujuan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan untuk menjadi fakultas unggul berorientasi riset dan berdaya saing internasional di bidang perikanan dan kelautan.
